.

.

galeri kegiatan mapala

Arsip Blog

Mapala Stainu Ekspedisi Gua Petruk dan Sekitranya



Bagi Anda yang suka travelling, berpetualang menjelajahi medan yang sulit, mahasiswa pecinta alam, khususnya yang akan menjelajahi gua. Anda saya sarankan untuk berkunjung ke salah satu gua di Kebumen, adalah Gua Petruk. mungkin sebagian besar dari anda belum pernah mendengar gua ini. Gua ini memang tidak setenar gua Jatijajar, karena memang dalam sisi fasilitas, dan aktivitas penunjang pariwisata antara kedua gua ini sangat berbeda. 

Disisi lain, gua Petruk ini memiliki keadaan alam yang luar biasa, hasil karya ciptaan Tuhan yang indah, bentuk struktur di dalam gua ini masih alami, bisa dilihat dari aktivitas stalaktit dan stalakmit yang masih aktif mengeluarkan air. Populasi kelelawar juga masih banyak menandakan bahwa gua Petruk ini jarang dikunjungi oleh manusia yang akan berwisata. Wisata alam ini khusus bagi anda para petualang sejati, yang akan menaklukan medan yang cukup sulit untuk mendapat kepuasan pribadi.

Goa kapur bertingkat tiga pada bagian atas ini berupa lorong kering dan dihubungkan oleh lorong dibawahnya yang masih aktif dan terdapat flowstone, memiliki stalagmit dan stalagtit yang indah, di dalam goa terdapat aliran sungan dan beberapa sendang. Terletak di dukuh mondoyono, desa candi renggo, kec. Ayah, berjarak 30 km dar kota gombong atau 7 km sebelah selatan goa jatijajar.  Luas areal wisata goa alami ini sekitar 0,51 hektar. 

Kondisi jalan menuju lokasi sudah beraspal dan mudah dicapai, kira-kira 25 km dari kota kebumen. Dalam goa ini mempunyai tiga tingkat bentuk stalagtit dan stalagmit yang indah.  Air terjun yang indah di dalam goa seperti sabun yang berbusa.  Bila masuk ke goa petruk kita akan melalui trap-trap yang cukup indah.
Gua petruk ini sejatinya merupakan bagian karst di kawasan Gombong bagian selatan. Bagian Gombong di Selatan ini merupakan kawasan yang hampir sebagian daeahnya berupa pegunungan dengan kontur yang tidak beraturan.

 Bagian dari pegunungan tersebut merupakan kawasan karst yang didalamnya terdiri dari beberapa gua. Gua yang teridentifikasi hanya beberapa saja, namun yang telah dijadikan sebagai obyek wisata adalah Gua Jatijajar dan Gua Petruk. Masih terdapat gua-gua yang lain yang masih belum diketemukan.

Sebelum anda memasuki gua ini, aksesbilitas untuk mengunjungi gua ini sudah cukup terpenuhi, jalan yang sudah beraspal dan berkelok. Untuk mengunjunginya dapat dijangkau oleh kendaraan beroda empat, semisal mobil, truck, dll. untuk mengunjungi gua Petruk ini dikenakan biaya sebesar 3000 rupiah perorangan (pada tahun 2011) memiliki lahan parkir yang cukup luas dan masyarakat selitar yang ramah dan sopan. Ada dari beberapa masyarakat sekitar yang dapat membimbing kita untuk menjelajahi kawasan gua ini. Berikut adalah gambar kegiatan mahasiswa STAINU Kebumen saat kegiatan Mapala.
















Siapkah Anda berkunjung ketempat ini??

Agenda Rutin Mapala Stainu Donor Darah



Salah Satu UKM dari BEM Stainu Kebumen Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALASTA). Melakukan kegiatansosial yang berkerjasama dengan Unit Tranfunsi Darah PMI Kebumen, menyelengarankan donor darah yang bertempat di Aula Stainu Kebumen pada Hari Rabu (21/3) 


Kegitan ini yang melibatkan Mahasiswa Stainu kebumen, Juga Dosen Stainu Kebumen yang di lakukan oleh Mapalasta Stainu Kebumen Sebagai  Agenda Rutin Tahunan, kegitan menumbuhkan gerakan sosial kemanusiaan untuk berbagi sesama. Selengkapnya klik disini

Donor darah yang di ikuti sebanyak  Kurang lebih 200 Mahasiswa Stainu kebumen, yang dapat memenuhi sarat hanya sebanyak sekitar 80 Mahasiswa juga di ikuti Dosen, Petugas dari donor darah PMI kebumen Bapak Musiaji Endroyono mengatakan stok darah kabupaten kebumen masih kurang banyak untuk kebutuhan pasien yang menbutuhkan, 

Sebenarnya kalo bisa donor darah di lakukan 3 bulan sekali, untuk menjaga kesehatan juga berguna buat orang lain, donor darah itu engga sakit koh kawan ayuh kawan donorkan darah mu , itu sehat bukanya bikin sakit tapi bisa menbantu orang banyak sebagai gerekan sosial yang bisa di berikan orang banyak, moga donor darah yang di lakukan Mapala Stainu Kebumen bermafaat dan tidak di salah gunakan, untuk di jual belikan, karena Mapala melakukan ini untuk gerakan sosial sukarela sebagai gerkan nyata untuk berbagi sesama manusia. bukan hanya pada Gerakan Alam Saja ,

mapala stainu kebumen

Selamat datang di situs mapala masih dala proses perbaikan ....

Ekspedisi Gunung Merbabu


Mapala Stainu angkatan muda mengadakan pendakian pertama di Gunung Merbabu yang dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2012 dalam ekspedidi pertama angkatan muda ini kami mengambil banyk pelajaran tentang menejemen perjalanan, kenal medan, pengamatan terhadap tumbuhan dan tanaman yang bisa dimakan serta yang tidak kalah menarik bisa menikmati pemandangan dari puncak Syarif dan klenteng songo.

Dalam perjalanan ini kami juga bertemu berbagai mapala yang lagi ekxpedisi juga di harapkan dari ekspedisi ini kita anak-nak mapala dapat menjalin kedekatan emosional antar anggota mapala, sekaligus menjalani salah satu kegiatan pendakian wajib untuk menjadi syarat wajib menjadi anggota mapala  

Penghijauan Lereng Gunung Muria

Mapalasta STAINU Kebumen mengikuti kegiatan Penghijauan di Lereng Gunung Muria bersama dengan Pecinta alam Wapalhi Jepara pada tanggal 11-12 Februari 2012 disana Mapalasta bisa bertemu mapala-mapala se Jateng. 

Kita disana disambut dengan baik, berdiskusi tentang mapala dan kegiatannya  di masing-masing kampus. Selanjutnya ada suguhan hiburan pada malam hari untuk menjalin keakraban, paginya kita mengadakan penghijauan di Lereng Gunung Muria sampai matahari memanaskan tubuh kita, setelah acra selesai kita diajak jalan-jalan di Kota Kartini dan ke Pantai Kartini menikmati pemandangan yang menyenangkan hingga tak terasa rasa cape' lelah pun hilang.




 

Panjat Tebing Mapala Stainu Kebumen

StainuKebumen_ , Mahsiswa pencita alam STAINU kebumen ( mapalasta) selam tiga hari melusuri gua petruk , objek wisata andalan danmenarik di perbkitan kecamatan ayah, mereka ada disan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar (diklatsar) , bersam Kaum muda pencita alamkebumen. kegitan yang di mulai dari tangal 31 januari sampai 2 Febuari, bertujuan agar mahasiswa lebih mengenal alam dan lebih dekat dengan alam dan gua yang di anugrahkan tuhan.


selam tiga hari di pegunugan gua peteruk berbagai kegitan di lakukan seperti panjat tebing, susur gua danmendapatkan materi-materi bagaimana mengenal alam , pemafaatan alam begitu beasar untuk di kelola dengan baik, Mahasiswa juga melakukan survivel selam tiga hari hanya menbawa bekal alat-alat masak, dan alat pendakian, alat -alat tersebut untuk memasak kekayaan alam yang ada, dan mengenal apa saja yang bisa di makan di sekitarnya alam saat ber ada, selam berada di alam terbuaka selama mengianap di Gua Petruk.
Terkesan
kegitan itu di ikuti 17 Kader muda pencita alam mahasiswa STAINU Kebumen, agara mereka makin menyadari pentingnya alam, merawat dan mencintai alam, yang di rusak oleh ulah manusia sendiri, sela kegitan mahasiswa antusiasme dan terkesan keindahan lam kebumen.

Peyelusuran gua itu di tutup kamis dan oleh para senior Mapalasta Kebumen, denagn di beri dan pematangan pembekalan minat menjadi pencita alam meski di guyur hujan deras, tidak menjadi halangan untuk menutupan diklatsar mahasiswa pencinta alam tersebut.
Staf pengajar STAINU kebumen MUstolih MPdI MPd saat menutup kegitan tersebut berpesan pada calob muda pencita alam agar terus melakukankegitan serupa untuk melakukan kemanpuan mendakit gunung , gua atau tebing. dia sangat banggga di saat seperti ini Mapala tetap bersemangat berjuang bersama alam yang rusak dan di lestarikan bersama. Mustolih mengingkatkan menjadi pencinta laam artinya menjadi peminat dan penjaga alam.
Maka nilai-nilai idealisme menjaga alam dan menlestarikan lingkungan sekitar hars ada dalam dada setiap angota> saya pesan agara mulai sekarang merawat dan menperbaiki alam termasuk gerakan tiada hari tamapa menanam pohon supaya alam kita tetap lestari bagi anak cucu. tandas dia ( B3-52) Suara Merdeka saptu 4 Febuari 2012 
foto koleksi kegitan



Kaderisasi Pencinta Alam Mapala STAINU Kebumen

Mapalasta stainu kebumen mengadakan kaderisasi pencinta ala stainu kebumen, pada ahir tahun 2011, agar kaum muda kebumen lebih cinta ke pada lam dan bisa menmafaatkan lam lebih baik dan bisa di maksimalkan dengan baik untuk lebih baik untuk kehidupkan.

kegitan ini yang akan di awali dengan pengaderan susur pantai, panjat tebing, penanaman pohon, celving, pendakian, dan rock klibing semua itu untuk teman-teman muda agar lebih banyak mengenal alam yang begitu kaya dan sangat besar anugrah tuhan untuk di mafaatkan dengan baik untuk kehidupan untuk anak-anak cucu kita.

yang di laksanakn pada ahir bulan ini sekitar tgl 25-30 desember 2011, bila temna tertarik bisa ikut saja daftarkan diri di mapala stainu kebumen, asik loh kegitan ini di lakukan setiap tahun sekali untuk tetap ada pencinta alam yang lebih fokus dan bisa sebagi bekal setelah jadi sarjana untuk memafaatkan alam yang lebih masa mendatang lebih baik dan bermafaat . 

Mapalasta stainu kebumen mengadakan kaderisasi

Mapalasta stainu kebumen mengadakan kaderisasi pencinta ala stainu kebumen, pada ahir tahun 2011, agar kaum muda kebumen lebih cinta ke pada lam dan bisa menmafaatkan lam lebih baik dan bisa di maksimalkan dengan baik untuk lebih baik untuk kehidupkan.

kegitan ini yang akan di awali dengan pengaderan susur pantai, panjat tebing, penanaman pohon, celving, pendakian, dan rock klibing semua itu untuk teman-teman muda agar lebih banyak mengenal alam yang begitu kaya dan sangat besar anugrah tuhan untuk di mafaatkan dengan baik untuk kehidupan untuk anak-anak cucu kita.

yang di laksanakn pada ahir bulan ini sekitar tgl 25-30 desember 2011, bila temna tertarik bisa ikut saja daftarkan diri di mapala stainu kebumen, asik loh kegitan ini di lakukan setiap tahun sekali untuk tetap ada pencinta alam yang lebih fokus dan bisa sebagi bekal setelah jadi sarjana untuk memafaatkan alam yang lebih masa mendatang lebih baik dan bermafaat . 

Telusuri Gua Petruk Mapala Stainu Kebumen


 
 

 Kebumen , Mahsiswa pencita alam STAINU kebumen ( mapalasta) selam tiga hari melusuri gua petruk , objek wisata andalan danmenarik di perbkitan kecamatan ayah, mereka ada disan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar (diklatsar) , bersam Kaum muda pencita alamkebumen. kegitan yang di mulai dari tangal 31 januari sampai 2 Febuari, bertujuan agar mahasiswa lebih mengenal alam dan lebih dekat dengan alam dan gua yang di anugrahkan tuhan.


selam tiga hari di pegunugan gua peteruk berbagai kegitan di lakukan seperti panjat tebing, susur gua danmendapatkan materi-materi bagaimana mengenal alam , pemafaatan alam begitu beasar untuk di kelola dengan baik, Mahasiswa juga melakukan survivel selam tiga hari hanya menbawa bekal alat-alat masak, dan alat pendakian, alat -alat tersebut untuk memasak kekayaan alam yang ada, dan mengenal apa saja yang bisa di makan di sekitarnya alam saat ber ada, selam berada di alam terbuaka selama mengianap di Gua Petruk.
 
Terkesan
kegitan itu di ikuti 17 Kader muda pencita alam mahasiswa STAINU Kebumen, agara mereka makin menyadari pentingnya alam, merawat dan mencintai alam, yang di rusak oleh ulah manusia sendiri, sela kegitan mahasiswa antusiasme dan terkesan keindahan lam kebumen.

Peyelusuran gua itu di tutup kamis dan oleh para senior Mapalasta Kebumen, denagn di beri dan pematangan pembekalan minat menjadi pencita alam meski di guyur hujan deras, tidak menjadi halangan untuk menutupan diklatsar mahasiswa pencinta alam tersebut.

Staf pengajar STAINU kebumen MUstolih MPdI MPd saat menutup kegitan tersebut berpesan pada calob muda pencita alam agar terus melakukankegitan serupa untuk melakukan kemanpuan mendakit gunung , gua atau tebing. dia sangat banggga di saat seperti ini Mapala tetap bersemangat berjuang bersama alam yang rusak dan di lestarikan bersama. Mustolih mengingkatkan menjadi pencinta laam artinya menjadi peminat dan penjaga alam.

Maka nilai-nilai idealisme menjaga alam dan menlestarikan lingkungan sekitar hars ada dalam dada setiap angota> saya pesan agara mulai sekarang merawat dan menperbaiki alam termasuk gerakan tiada hari tamapa menanam pohon supaya alam kita tetap lestari bagi anak cucu. tandas dia ( B3-52) Suara Merdeka saptu 4 Febuari 2012 
foto koleksi kegitan
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



 

Popular Posts